Turnamen tahunan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393.
Sebanyak 64 pasangan ganda dari berbagai wilayah di Kabupaten Karawang ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Para peserta akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp10,5 juta dan bertanding selama beberapa pekan hingga babak final.
Anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi PDI Perjuangan, Natala Sumedha, mengatakan, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga diharapkan mampu menjadi wadah pencarian dan pembinaan bibit atlet bulu tangkis dari tingkat kampung.
“Alhamdulillah, Natala Sumedha Cup ke 8 kembali bisa dilaksanakan tahun ini. Harapan saya, turnamen ini menjadi ruang lahirnya atlet-atlet bulu tangkis dari kampung yang nantinya mampu mengharumkan nama Karawang di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Natala Sumedha.
Menurut Natala, turnamen tahun ini sempat mengalami penundaan. Semula, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Namun, pelaksanaan harus ditunda karena dirinya menjalani dua kali operasi sehingga kondisi kesehatan belum memungkinkan untuk menggelar kegiatan.
“Sempat terpikir tahun ini tidak dilaksanakan. Tetapi setelah berdiskusi dengan masyarakat dan kondisi kesehatan mulai membaik, kami sepakat turnamen ini harus tetap berjalan karena sudah menjadi agenda tahunan yang dinantikan warga,” katanya.
Natala menjelaskan, pelaksanaan turnamen dibagi dalam dua tahapan. Tahap pertama diawali dengan pertandingan internal warga Kampung Bantar Kawung sejak awal September. Selanjutnya, kompetisi berlanjut ke kategori terbuka yang mempertemukan pasangan dari berbagai wilayah di Kabupaten Karawang.
Peserta tahun ini berasal dari sejumlah wilayah, di antaranya Karawang Barat, Cikampek, Tanjungpura, dan beberapa kecamatan lainnya. Meningkatnya jumlah serta sebaran peserta dinilai menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap turnamen tersebut.
“Menang atau kalah itu hal biasa dalam olahraga. Yang paling penting adalah menjunjung tinggi sportivitas, fair play, dan mempererat silaturahmi antarwarga maupun klub bulu tangkis di Karawang,” tegas Natala.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua RT 02 Kampung Bantar Kawung, Didin Muhidin, menyampaikan rasa syukur atas kembali terselenggaranya turnamen tersebut.
Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga Turnamen Badminton Natala Sumedha Cup bisa kembali digelar.
Mudah-mudahan kegiatan ini terus berlangsung setiap tahun,” ucap Didin.
Senada, Ketua RW 05 Kampung Bantar Kawung, Endang Suryana, berharap Natala Sumedha Cup dapat terus menjadi agenda rutin masyarakat, baik untuk kategori lokal maupun terbuka.
Menurutnya, keberadaan turnamen tersebut bukan hanya memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkompetisi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pembinaan olahraga sekaligus mempererat kebersamaan warga.
Babak final Natala Sumedha Cup ke 8 dijadwalkan menjadi salah satu puncak rangkaian kegiatan dalam memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393. Partai puncak tersebut sekaligus akan menentukan pasangan terbaik yang berhak membawa pulang trofi dan hadiah utama.
Dengan semangat sportivitas dan kebersamaan, turnamen ini diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi tahunan, tetapi mampu melahirkan bibit-bibit atlet bulu tangkis potensial yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Karawang di tingkat yang lebih tinggi
Redaksi


0 Komentar