Lestarikan Bahasa Daerah, SDN Karangpawitan IV Rutin Latih Siswa Membaca Bahasa Sunda


‎‎KARAWANG — SD Negeri Karangpawitan IV terus mendorong kemampuan literasi siswa melalui kegiatan pembelajaran Bahasa Sunda. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 28 September 2026, dengan materi membaca atau maca menggunakan Bahasa Sunda.
‎
‎Dalam kegiatan pembelajaran, sejumlah siswa terlihat antusias mengikuti arahan guru. Mereka dilatih membaca teks berbahasa Sunda secara bertahap, mulai dari memahami tulisan, pelafalan, hingga memahami makna dari bacaan yang dipelajari.

‎‎Pembelajaran Bahasa Sunda tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa, tetapi juga menjadi salah satu upaya mengenalkan dan melestarikan bahasa serta budaya daerah kepada generasi muda.
‎
‎H. Dadang, S.Pd., mengatakan, pembelajaran Bahasa Sunda dilaksanakan secara rutin agar siswa terbiasa menggunakan dan memahami bahasa daerah.
‎
‎Menurutnya, pembelajaran yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan berbahasa sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah.
‎
‎“Alhamdulillah, setelah mengikuti pembelajaran secara rutin, sudah terlihat perkembangan kemampuan siswa,” ujar H. Dadang, S.Pd.
‎
‎Ia menambahkan, proses pembelajaran membutuhkan ketekunan dan konsistensi. Karena itu, siswa terus diberikan kesempatan untuk berlatih agar kemampuan mereka berkembang secara bertahap.
‎
‎Salah satu siswa yang mengikuti pembelajaran tersebut adalah Sakila, siswi kelas V SD Negeri Karangpawitan IV. Sakila diketahui telah mengikuti proses pembelajaran Bahasa Sunda selama kurang lebih dua tahun.
‎
‎Selama mengikuti kegiatan, perkembangan kemampuan Sakila mulai terlihat. Hal tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa latihan secara rutin dapat membantu siswa lebih percaya diri dalam membaca dan menggunakan Bahasa Sunda.
‎
‎Selain kemampuan membaca, pembelajaran juga diharapkan dapat memperkenalkan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam Bahasa Sunda. Dengan demikian, siswa tidak hanya mengenal bahasa sebagai materi pelajaran, tetapi juga memahami bahasa daerah sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya.
‎
‎Melalui kegiatan tersebut, SD Negeri Karangpawitan IV berkomitmen menciptakan proses pembelajaran yang aktif, sekaligus menanamkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya daerah sejak usia dini.
‎
‎Upaya tersebut diharapkan dapat membantu menjaga keberadaan Bahasa Sunda di tengah perkembangan zaman, sekaligus mendorong generasi muda agar tetap mengenal dan menghargai bahasa daerah sebagai bagian dari warisan budaya.
‎
‎Penulis, Karnata
‎

Posting Komentar

0 Komentar