L-Gatra 24 Ajak Pecandu Narkoba Berani Pulih dan Menata Masa Depan


Tangerang, 8 Oktober 2026 — Yayasan Rehabilitasi Narkotika Langkah Raga Nusantara atau yang dikenal dengan L-Gatra 24 mengajak masyarakat, khususnya mereka yang sedang berjuang keluar dari ketergantungan narkotika, untuk tidak takut mencari bantuan dan menjalani proses rehabilitasi.

Pimpinan Yayasan L-Gatra 24, Ridwan dan langgam mengatakan bahwa keputusan untuk mendapatkan bantuan merupakan langkah penting bagi seseorang yang ingin kembali menata kehidupannya agar lebih sehat, produktif, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

“Bagi para pecandu yang ingin memulai kembali dan menata kehidupannya agar lebih produktif, silakan datang untuk berkonsultasi bersama konselor adiksi. Jangan takut untuk meminta bantuan. Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk pulih dan memperbaiki kehidupannya,” ujar Ridwan.

Menurut Ridwan, proses rehabilitasi di L-Gatra 24 tidak hanya berfokus pada penghentian penggunaan narkotika, tetapi juga membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan mengelola emosi, serta pola hidup yang lebih positif.

Berbagai kegiatan terstruktur dilakukan setiap hari. Aktivitas dimulai sejak pagi dengan kegiatan religius, seperti salat Subuh berjamaah serta pelaksanaan salat wajib lima waktu bagi klien yang menjalankannya.

Selanjutnya, sekitar pukul 07.30 WIB, para klien mengikuti kegiatan function, termasuk menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembentukan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah sarapan sekitar pukul 08.00 WIB, klien mengikuti sesi share feeling, yaitu kesempatan untuk menyampaikan kondisi perasaan dan pengalaman yang dirasakan sejak malam hingga pagi hari. Dalam sesi tersebut, konselor memberikan arahan dan masukan yang konstruktif sesuai kebutuhan masing-masing klien.

Selain itu, L-Gatra 24 juga memberikan seminar dan edukasi mengenai adiksi serta dampak penyalahgunaan narkotika. Materi tersebut diharapkan dapat membantu klien memahami persoalan yang dihadapi, mengenali faktor pemicu, serta membangun kesadaran untuk menjalani kehidupan tanpa narkotika.

“Yang kami bangun adalah lingkungan pemulihan. Klien diarahkan untuk belajar disiplin, terbuka terhadap permasalahan yang dihadapi, memahami dirinya sendiri, dan secara bertahap kembali menjalankan kehidupan yang produktif,” jelas Ridwan.

L-Gatra 24 menegaskan bahwa proses pemulihan membutuhkan waktu, dukungan, dan komitmen. Karena itu, keluarga juga memiliki peran penting dalam memberikan dukungan kepada seseorang yang sedang menjalani rehabilitasi.

Recovery is a long journey — perjalanan menuju pemulihan membutuhkan proses, tetapi setiap langkah untuk berubah merupakan awal dari kehidupan yang lebih baik.

Posting Komentar

0 Komentar